Tidak Perlu Antrean lama, Kini sudah Ada Sistem Logistik Cerdas untuk Industri Retail

Retail merupakan sebuah bisnis yang potensial. Kebutuhan manusia untuk memenuhi keperluan dasarnya membuat bisnis retail memiliki peluang yang besar. Namun, sistem bisnis retail saat ini masih banyak dipegang langsung oleh manusia. Banyak pekerjaan yang masih mengandalkan manusia membutuhkan waktu lama dan informasi tidak dapat diperoleh secara realtime.

Sebuah perusahaan teknologi, Zebra Technologies, melakukan survei ke retailer-retailer di negara-negara di Amerika, Eropa, dan Asia Pasifik. Survei tersebut menunjukkan sebanyak  70% responden akan berinvestasi pada Internet of Things (IoT) pada tahun 2021. Sebanyak 68% responden akan berinvestasi pada machine learning dan sebanyak 57% responden akan berinvestasi pada automatisasi pada tahun 2021.

Melihat banyaknya retailer tertarik pada IoT dan teknologi pendukungnya, sebenarnya bagaimana IoT mengubah dunia retail? Salah satu pendorong retailer mengadopsi sistem IoT adalah untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. IoT digunakan untuk mengurangi waktu belanja yang lama. Terkadang pelanggan menghabiskan waktu yang lama hanya untuk mencari barang atau menunggu petugas mengecek ketersediaan barang.

Dengan sensor yang diletakkan di rak, pelanggan dapat mencari barang yang diinginkan menggunakan aplikasi di smart phone. Sensor akan memberi tahu letak barang di dalam toko dan memberi tahu stok barang yang masih tersedia. Setiap pelanggan juga dapat diketahui posisi persisnya di dalam toko. Survei menunjukkan 75% toko akan mengetahui posisi pelanggan dan menyesuaikan toko pada tahun 2021. Hal tersebut dimungkinkan dengan sensor yang diletakkan pada jalan-jalan yang dilalui pelanggan dalam toko dan juga Beacons.

Beacons dapat ditanamkan pada tanda dan rak di sekitar toko dan dapat berkomunikasi dengan smart phone  menggunakan bluetooth. Hasilnya, lokasi pelanggan dapat diketahui secara pasti. Hal tersebut juga memberi kemudahan kepada pelanggan untuk memanggil petugas ketika diperlukan. Pelanggan hanya tinggal memanggil petugas menggunakan smart phone dan petugas langsung menghampiri lokasi pelanggan.

IoT juga dapat digunakan untuk mengoptimalkan rantai suplai. IoT dapat digunakan untuk melacak produk inventaris yang disimpan di gudang, seperti misalnya menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) dan visualisasi data. Survei menunjukkan 70% retailer berencana atau sedang menggunakan RFID. Pelacakan barang menggunakan cara  tradisional menunjukkan keakuratan sebesar 65%. Sementara penggunaan tag RFID menunjukkan keakuratan hingga 95% dan kekosongan produk dapat dikurangi 60% hingga 80%. Dengan adanya sistem ini juga, tidak diperlukannya lagi barcode scanning satu per satu terhadap barang belanjaan konsumen karena seluruh barang belanjaan terdeteksi secara simultan. Hal ini membuat kenyaman dan waktu transaksi meningkat menjadi meningkat tidak ada lagi antrian yang panjang di kasir.

Dengan adanya integrasi semua produk, mempermudah manajer toko untuk menentukkan harga, misalkan harga untuk diskon. Manajer dapat menyesuaikan harga dengan stok barang yang tersedia. Manajer juga dapat membandingkan dan memverifikasi harga dengan toko lain, baik toko fisik maupun toko online.

Big Data merupakan salah satu aspek yang penting juga. Survei menunjukkan 73% retailer mengemukkan analisis data memainkan peran yang penting dalam bisnisnya. Retailer dapat memanfaatkan koneksi dan komunikasi dengan berbagai platform untuk mengumpulkan informasi mengenai pelanggan. Informasi tersebut akan diolah menggunakan Big Data untuk menganalisis kebutuhan pasar. Informasi tersebut dapat digunakan oleh retailer untuk menyediakan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan dan minat pasar, misalkan produk yang sedang hits.

Teknologi IoT memberikan banyak perubahan pada bisnis retail. IoT memberikan kenyamanan kepada pelanggan dengan memberikan kemudahan dan tidak menunggu terlalu lama dalam berbelanja. IoT juga memberikan keuntungan bagi pihak retailer. Retailer dapat melakukan pengecekan stok produk yang masih tersimpan sehingga dapat menentukan harga jual sesuai dengan keadaan.

One thought on “Tidak Perlu Antrean lama, Kini sudah Ada Sistem Logistik Cerdas untuk Industri Retail

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s