Lampu LED vs Lampu Pijar, Mana Paling Hemat ?

Jenis lampu LED (Light Emitting Diode) memang bukan jenis lampu yang baru bagi masyarakat Indonesia, namun masih ada beberapa kalangan masyarakat menengah yang ragu untuk beralih dari lampu pijar biasa ke LED. Alasannya tak lain karena harga lampu LED lebih mahal. Kendati mahal, mengingat daya tahan yang cukup lama sekitar antara 10 tahun hingga 15 tahun dan pemakaian daya listriknya yang jauh lebih kecil, tentu penggunaan LED jauh lebih hemat dibanding lampu pijar. Lampu LED menawarkan berbagai pilihan efek pencahayaan: warm whitecool whitesparkling, dan accent lighting. Adanya berbagai pilihan pencahayaan ini memungkinan para arsitek dan desainer interior dapat berkreasi lebih luas dalam menata ruangan di rumah.

Lampu pijar mengukur kecerahannya dalam watt; jika menginginkan bohlam yang lebih terang, maka harus membelinya dengan watt lebih tinggi. Namun, dengan munculnya LED dan jenis pencahayaan lainnya, tolak ukur itu menjadi tidak berarti. Kecerahan bola lampu sekarang terdaftar sebagai lumen, yang merupakan pengukuran yang lebih akurat tentang seberapa terangnya, daripada berapa banyak energi yang digunakan. Di bawah ini adalah tabel konversi yang menunjukkan berapa banyak energi dan watt pada bola lampu pijar dan LED yang biasanya dibutuhkan untuk menghasilkan jumlah cahaya yang sama.

Tabel Konversi: Lumens ke Watt Bersamaan Ekuivalen

Lampu Pijar (Watt)

Lumen

LED (Watt)

7

27

0.75

10

80

1.5

15

120

2-3

25

180

2-3

40

450

4-5

60

800

8-12

75

1100

12-15

100

1600

15-20

Pabrikan biasanya memperkirakan umur bohlam berdasarkan penggunaan tiga jam per hari. Dengan pengukuran itu, bola lampu LED akan sebagus baru setidaknya akan tahan satu dekade. Dalam kondisi yang sama, bola lampu pijar hanya bisa bekerja sekitar setahun sebelum terbakar. Lampu LED akan terus menyala bahkan setelah masa pakainya dinyalakan, namun kecerahan bisa turun atau pemutar cahaya bisa berubah.

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, tidak heran jika penggunaan lampu LED diprediksi oleh para analis akan segera mendominasi pencahayaan pada rumah dan juga bangunan komersial. Secara bertahap, lampu LED dapat menggantikan posisi lampu pijar yang kurang efisien itu. Apalagi untuk menggunakan lampu LED tidak memerlukan fitting model baru, cukup dipasangkan pada fitting standar yang sudah ada. Ini memudahkan peralihan.

LED Dimmable dan Non-Dimmable

Fitur dimmable adalah kemampuan lampu LED untuk dapat meredup, biasanya digunakan alat khusus berupa dimmer untuk mengatur cahaya bola lampu dari padam, redup, terang, hingga sangat terang. Peredupan lampu LED bisa menghemat energi dan mengubah tampilan visual dan nuansa dalam ruangan. LED dimmable bisa digunakan pada sirkuit non-dimmable, tetapi LED non-dimmable tidak bisa digunakan pada sirkuit dimmable karena dapat menyebabkan kerusakan pada lampu dan atau sirkuit. Lampu LED biasanya ditandai dengan jelas sebagai dimmable atau non-dimmable pada kemasan lampu tersebut. Lampu LED dimmable harus memiliki kemampuan untuk berurusan dengan berbagai sumber tegangan termasuk gelombang sinus (AC) dan mendeteksi sumber tegangan tingkat cahaya yang diinginkan.

Sirkuit di dalam lampu dimmable cenderung kompatibel secara universal dengan berbagai jenis dimmer. Ada juga kekhawatiran tentang kompatibilitas berdasarkan beban minimum yang mungkin terlalu tinggi untuk lampu LED dalam beberapa kasus. Lampu filamen 60W dapat menggunakan dimmer dengan batas beban 25W, namun memang lampu LED dengan nilai daya kurang dari 10W membuat kedua lampu berbeda tidak kompatibel karena perbedaan konsumsi daya. LED dengan dimmer khusus akan memiliki nilai daya minimum yang sangat rendah.

Lampu LED dimmable bisa menjadi solusi bagi pemilik rumah yang menginginkan pengaturan nuansa pencahayaan berkualitas yang berbeda di setiap ruangannya dengan tetap memperhatikan kenyamanan pandangan mata kita.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s