IoT untuk Gudang Penyimpanan Logistik

Industri logistik merupakan salah satu industri yang sibuk. Setiap harinya terdapat banyak sekali pergerakan dalam prosesnya. Mulai dari penerimaan, penyimpanan, hingga proses pengiriman paket. Teknologi Internet of Things (IoT) siap membantu industri logistik dalam menghadapi tantangan global yang dinamis. Menurut survei yang dilakukan oleh BCG, pada tahun 2020 sebanyak 50% dari pengeluaran IoT akan didominasi oleh industri manufaktur, transportasi dan logistik, serta utilitas.

Teknologi IoT dapat diimplementasikan pada gudang penyimpanan logistik. Gudang penyimpanan merupakan salah satu bagian yang sangat penting dan krusial bagi industri logistik. Berbagai jenis barang disimpan di tempat tersebut dan siap dikirimkan. Penataan paket harus dilakukan secara optimal hingga ke setiap sudut ruangan agar barang tetap dalam keadaan baik. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem yang dapat melakukan pemantauan inventaris dan manajemen tempat penyimpanan.

Sensor diletakkan pada setiap palet dan truk yang digunakan untuk mengangkut barang. Sensor tersebut akan mendeteksi berat, volume, dan dimensi dari benda. Kamera inframerah juga digunakan untuk melakukan pengecekkan setiap barang apakah barang masih dalam kondisi baik atau terdapat kerusakkan di dalamnya. Tidak lagi diperlukan perhitungan dan pengecekan barang secara manual. Hal tersebut tentunya akan sangat menghemat waktu dan tenaga. Sensor juga dapat mengelompokkan barang berdasarkan kategori tertentu. Sensor akan mendeteksi apakah barang diletakkan pada tempat yang tepat.

Sensor juga dipasang di sekeliling gudang untuk mengetahui kondisi lingkungan gudang. Kondisi lingkungan yang dipantau seperti suhu dan kelembaban. Suhu dan kelembaban merupakan salah satu faktor yang penting dalam menjaga kondisi barang agar tetap baik.

Semua hal tersebut terhubung pada sistem manajemen gudang penyimpanan. Pemantauan ditampilkan secara real time dilakukan melalui smartphone atau tablet. Sistem monitoring akan memberikan peringatan jika ada yang tidak sesuai, seperti suhu atau kelembaban yang melebihi batas ataupun jika terdapat barang yang tidak berada pada tempatnya.

Sensor secara langsung memperbaharui database barang. Barang apa saja yang masih berada di tempat penyimpanan dan barang apa saja yang sedang dalam proses pengiriman ataupun sudah dikirimkan. Semua data tersebut dapat membantu pengawas gudang mengetahui keadaan dan situasi gudang, serta membantu dalam melakukan tindakan selanjutnya. Jika suhu atau kelembaban tidak sesuai dengan batas, sensor dapat mengatur AC agar kondisi lingkungan menjadi sesuai kembali. Jika barang salah  ditempatkan, pengawas pun dapat dengan segera mengembalikkan ke tempatnya.

Teknologi IoT membantu industri logistik menjadikan gudang penyimpanan menjadi tempat yang lebih mudah dipantau dan dipelihara. Dengan adanya sistem menyimpanan yang baik secara otomatis akan membuat barang tetap terjaga dengan baik pula. Dengan demikian, kepuasan serta kepercayaan konsumen akan meningkat pada industri logistik tersebut. Biaya perawatan, tenaga, dan waktu juga dapat dihemat dengan adanya sistem manajemen dan monitoring secara real time.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s