IoT dan Big Data

Industri big data erat sekali kaitannya dengan teknologi Internet of Things (IoT). Industri ini sangat membantu IoT dalam melakukan pengolahan data. Sebelum menjelaskan keterkaitan antara keduanya, ada baiknya kita lihat terlebih dahulu apa itu big data.

Big data merupakan kumpulan data yang sangat luas, kompleks, dan tidak terstruktur. Pengolahan data menggunakan aplikasi software saja tidak cukup untuk menangani data tersebut. Data dikumpulkan, disimpan, diolah, dianalisis, divisualisasikan, dan lainnya. Pada pemanfaatan selanjutnya, big data sering digunakan untuk melakukan prediksi dan mengetahui perilaku atau kebutuhan pelanggan menggunakan machine learning.

Big data menawarkan kemampuan untuk mengolah data yang bervariasi dan dalam jumlah besar sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pengguna. Big data sering digunakan oleh pebisnis, peneliti, dan pemerintah. Mereka sering menangani data yang sangat banyak dan kompleks. Penggunaan big data sangat membantu mereka dalam mengolah data dengan cepat dan menghasilkan data yang dapat dipercaya.

Sebagai contoh, ketika pengguna mencari data tentang suatu hal di internet. Ketika pencarian dilakukan berulang kali, mesin akan menyimpan data tersebut. Data tersebut dapat digunakan oleh mesin dan pebisnis untuk menampilkan iklan yang sesuai dengan pencarian. Di lain waktu ketika pengguna sedang melakukan pencarian lagi, iklan yang sesuai akan secara otomatis muncul.

Industri big data membantu industri IoT dalam keberjalanannya. IoT mengkombinasikan semua teknologi dan menjadikannya lebih cerdas. Teknologi IoT dapat mengumpulkan data keadaan sekitar menggunakan berbagai sensor. Data yang diambil secara berkala menghasilkan banyak data. Pemrosesan, pengolahan, dan penyimpanan data dapat digunakan untuk menentukan tindakan selanjutnya dilakukan oleh big data.

Kumpulan data yang banyak dan kompleks tersebut tidak berarti jika tidak diolah. Melalui pengolahan data, pengguna dapat memahami situasi. Data tersebut juga disusun sehingga dapat dipilah sesuai dengan kebutuhan. Industri big data akan berkembang seiring dengan perkembangan industri IoT. Data yang ditampung dan dikelola akan bertambang seiring dengan pertambahan jumlah sensor. Pada tahun 2030, diperkirakan jumlah sensor akan meningkat hingga 1 miliar.

Pengolahan data yang banyak dan cepat dapat membuat pengguna untuk melakukan analisis. Pengguna dapat melihat kinerja perusahaan atau produk mereka sehingga dapat memperbaiki kekurangan yang ada. Pengguna juga dapat melihat perilaku dan kebutuhan pelanggan. Dengan demikian, diharapkan efisiensi kerja dan pelayanan kepada pelanggan semakin meningkat.

Prediksi dapat dilakukan melalui big data. Prediksi yang dibuat dapat membantu pengguna untuk mengetahui kapan peralatan akan habis atau rusak sehingga perusahaan dapat bersiap-siap untuk melakukan tindakan. Mesin dipantau secara jarak jauh dan real-time oleh peralatan IoT sehingga pengguna dapat membuat keputusan secara cepat. Tindakan pengecekan atau pemeliharaan juga tidak perlu dilakukan secara berkala. Tindakan tersebut dapat dilakukan hanya ketika diperlukan saja. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Accenture mengemukakan bahwa perusahaan dapat menghemat sebesar 30% biaya perawatan melalui prediksi dari teknologi IoT.

Industri big data merupakan pendukung teknologi IoT. Dengan adanya big data, data yang diperoleh dari peralatan IoT dapat diolah dan digunakan untuk menentukkan tindakan selanjutnya. Manfaat lain yang diterima dari penggunaan IoT dan big data adalah peningkatan efisiensi, penghematan waktu dan biaya, dan mengurangi kerugian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s