Industri Telekomunikasi: Narrowband Internet of Things

Teknologi yang baik perlu didukung oleh komponen yang baik, begitu pula dengan teknologi Internet of Things (IoT). Teknologi IoT memungkinkan pengguna untuk memantau, mengatur, berbelanja, berkendara, dan melakukan pekerjaan lainnya melalui genggaman tangan. Semua hal tersebut dapat dilakukan karena semua komponen saling terhubung dan berkomunikasi.

Bagaimana cara semua komponen terhubung? Jawabannya adalah internet. Internet merupakan salah satu pendukung dasar IoT. Keterhubungan semua komponen ke internet menjadikan perannya sangat penting dalam IoT.

Industri telekomunikasi menyediakan layanan bagi pelanggannya untuk berkomunikasi, baik melalui pesan singkat, telepon, maupun internet. Dengan adanya pergeseran zaman, semakin banyak orang bergantung pada internet. Hal tersebut membuka peluang untuk industri telekomukasi menghadirkan layanan yang handal, cepat, dan aman. Lalu, seperti apa peran industri telekomunikasi dalam mengembangkan IoT ?

Narrowband Internet of Things (NB – IoT) merupakan salah satu solusi yang diciptakan dalam menghadapi tantangan IoT. NB – IoT merupakan teknologi radio Low Power Wide Area Network (LPWAN) yang dapat menghubungkan perangkat IoT  secara luas. Jumlah alat yang terhubung ke internet diperkirakan akan terus bertambanh setiap tahunnya dalam jumlah besar. Teknologi saat ini tidak akan mampu mengatasi banyaknya jumlah perangkat yang terhubung. NB – IoT merupakan jawaban atas permasalahan tersebut.

NB – IoT memungkinkan adanya koneksi dalam jumlah banyak dengan jangkauan area yang luas pula. Pada tahun 2016, 3rd Generation Partnership Project (3GPP) menstandardisasi bahwa NB – IoT dapat menghubungkan hingga 50.000 pelanggan setiap radio sel. Teknologi tersebut memang sengaja dikembangkan untuk kebutuhan IoT. Jaringan dapat dioperasikan dengan spektrum frekuensi 200 kHz sehingga biaya transmisi data rendah. Keuntungan lainnya adalah konsumsi daya yang digunakan juga rendah.

Telkomsel mencoba membentuk ekosistem IoT melalui NB – IoT di Indonesia. Melalui keja samanya dengan Nokia, Telkomsel mencoba teknologi tersebut dengan jaringan 4G LTE miliknya pertama kali di Indonesia. Uji coba dilakukan pada frekuensi 1,8 GHz dengan melakukan simulasi layanan telemetri pemantauan lingkungan. Data yang dibaca dan dikirimkan oleh sensor yang terhubung melalui jaringan NB – IoT.

Industri telekomunikasi memiliki banyak peran serta dalam mengembangkan teknologi IoT. Salah satu teknologi yang saat ini sedang dikembangkan adalah teknologi NB – IoT. Dengan NB – IoT, jumlah perangkat yang terhubung semakin banyak dengan jangkauan yang luas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s