Peluang IoT di Indonesia Saat Ini

Perangkat dapat terhubung ke Internet dan saling berkomunikasi melalui teknologi Internet of Things (IoT). Teknologi tersebut sedang digemari di berbagai negara, termasuk Indonesia. Perkembangan IoT di Indonesia diprediksikan akan terus tumbuh dari tahun ke tahun. International Data Corporation (IDC) memprediksi bisnis IoT Indonesia tahun 2014 hingga 2020 mencapai USD 4 miliar. Melihat besarnya prediksi pertumbuhan tersebut, sebenarnya bagaimana peluang perkembangan IoT di Indonesia?

Istilah IoT belum begitu umum di telinga masyarakat luas. Pengenalan dan sosialisasi mengenai IoT kepada masyarakat  dilakukan melalui acara-acara seperti seminar dan lomba. Program dan produk berbasis IoT juga sudah dipasarkan di Indonesia.

Acara yang pernah diadakan di antaranya adalah Republic of IoT (RIoT) yang merupakan kerja sama antara Kementrian Komunikasi dan Informasi dengan penggerak IoT lokal Makestro dan MyIoTC Malaysia. RioT merupakan serangakai acara yang terdiri dari seminar dan lomba yang mewujudkan solusi dari berbagai bidang. Selain itu terdapat juga konferensi Asia IoT Business Platform yang menghadirkan studi kasus implementasi IoT di Asia.

Program smart city di beberapa kota mulai digalakan, seperti Bandung, Jakarta, dan Makassar. First Media juga menawarkan produk smart living yang memberikan kemudahan dalam memantau keadaan rumah melalui ponsel.

Penerapan IoT dapat dilakukan pada banyak bidang untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Beberapa aplikasi diterapkan pada bidang smart city, smart home, transportasi, bisnis, kesehatan, manajemen energi, dan industri. Kompetisi RIoT membuka 14 bidang permasalahan yang siap diwujudkan solusinya. Bidang-bidang tersebut di antaranya pertanian, pertahanan dan keamanan, transportasi, alam, kesehatan, pendidikan, smart city, smart living, olahraga, maritim, engagement, aksesibilitas, fintech dan e – commerce, dan industrial IoT. Hal tersebut menunjukkan inovasi IoT tidak terbatas hanya pada bidang tertentu saja, tetapi sangatlah luas.

Pemerintah pun ikut mendukung pengembangan teknologi tersebut. Pada acara RIoT, Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara mengatakan bahwa terdapat 2 buah fokus besar yang berpotensi untuk di kembangkannya IoT. Bidang pertama adalah pendidikan dan bidang kedua adalah kesehatan. Besar anggaran negara pada kedua bidang tersebut memungkinkan dikembangkannya inovasi berbasis IoT.

Namun dibalik semua peluang yang ada, tentunya ada tantangan yang perlu diperhatikan. Teknologi yang maju memerlukan pendukung yang baik pula. Seperti yang kita ketahui, Indonesia memiliki wilayah yang terbentang dari Sabang sampai Merauke dan pembangunan infrastruktur belum tersebar merata di setiap daerahnya. Teknologi yang banyak bergantung pada Internet membutuhkan konektivitas dengan kualitas yang baik di setiap daerah. Selain itu, terdapat pula tantangan mengenai autentifikasi dan keamanan jaringan.

Internet of Things membuka banyak peluang untuk dikembangkan oleh siapapun. Pengembangan IoT tidak terbatas pada beberapa bidang, namun sangat luas. Pengembangan tersebut juga terbuka untuk faktor-faktor pendukung IoT, seperti jaringan, aplikasi, dan keamanan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s